Tepat di hari dan tanggal ini, seluruh ibu merayakan hari IBU, begitupun gw. Hampir 3 tahun gw menjadi seorang ibu yang mana semua yang gw lalui selama ini diluar bayangan gw waktu itu. Sangat sadar dan mengerti peran ibu seutuhnya ya ketika gw benar-benar telah menjadi seorang ibu. Memang banyak orang yang bilang, ga akan bisa menggambarkan perasaan ibu kamu jika kamu belum bisa merasakan menjadi ibu dan itu benar, benar sekali!. Dulu gw hanya tau bahwa mama adalah ibu gw yang telah melahirkan gw, membesarkan gw, mendidik gw seperti ini dan amat sayang sama gw tanpa gw tau perasaan terdalam dirinya kepada gw dan adik gw. Gw dulu sebal, kesal, benci sama mama ketika beliau melarang apa yang gw inginkan tetapi menurut beliau itu tidak baik untuk gw, dan gw sering marah-marah ga jelas sama mama ketika mama mulai menyebalkan di mata gw. Tetapi mama selalu ada buat gw, memberikan kasih sayangnya ketika gw merasa terpuruk, merasa gagal, merasa sedih dan merasa tidak berarti. Mama selalu ada ketika gw butuhkan tetapi gw selalu sebal ketika mama mulai banyak menuntut gw yang sebenernya itu hal yang terbaik buat gw. Mama ga pernah minta semua yang pernah beliau beri ke gw dan terus memberikan gw kasih sayang yang tak ternilai harganya sampai saat ini, sampai gw menjadi seorang IBU. Thanks mam.

Diluar dugaan gw, menjadi seorang ibu sangatlah tidak mudah, tidak ada sekolahnya, dan semua harus dipelajari sendiri dan diyakini sendiri. Ketika menjadi seorang ibu, banyak hal yang harus gw pelajari mulai dari a sampai z, mempraktikkannya yang tidak seperti kita membalikkan telapak tangan. Membesarkan dan mendidik malaikat kecil yang Tuhan kasih ke gw adalah suatu anugerah terindah yang harus gw syukuri dan lakukan hal terbaik untuknya. Dan ketika anugerah itu datang, gw baru menyadari bahwa seorang ibu sangatlah mulia dan amat sangat menyetujui bahwa surga ada di telapak kaki ibu.

Dengan menjadi ibu, gw mulai tau arti perjuangan hidup dan mati seorang ibu saat hamil dan melahirkan anaknya. Tidak sedikit ibu-ibu yang kehilangan nyawanya demi melahirkan sang buah hati di dunia ini, dan gw pun merasakannya. Tidak ada rasa takut mati yg gw rasakan ketika harus melahirkan mika dan tidak ada rasa takut bahkan panik ketika gw tau bahwa gw tidak bisa melihat dunia ketika harus melahirkan mika, yang gw rasakan hanyalah ketenangan dan keyakinan bahwa malikat kecil ini akan membahagiakan gw dan pak suami, hanya itu. Banyak hal yang tidak bisa diceritakan satu persatu indahnya menjadi seorang ibu, begitu banyak PR yang harus gw jalankan untuk menjadi ibu yang terbaik buat anak-anak gw, dan semoga gw bisa mewujudkannya, Amin.

Anugerah terindah yang gw miliki adalah ketika Tuhan menitipkan malaikat kecil lucu mengegmaskan kepada gw yang sekarang telah memanggil gw dengan sebutan IBU.

Selamat hari ibu mama, terimakasih untuk semua yang telah kau berikan padaku dan membantuku untuk bisa menjadi ibu yang lebih baik lagi.

Selamat hari ibu untuk semua ibu yang ada di muka bumi ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku