Sebelum bulan puasa kemarin dan disela-sela kesibukan kakak-kakak peyapeyo yang segudang kegiatan *lebay*, kami Peyapeyo diundang untuk main bersama adik-adik TK di kebun teh Cianten Bogor. Jadi awal ceritanya nih kenapa peyapeyo diundang untuk main di Cianten berawal dari Kak Aries  yang berteman satu kuliah dengan Bu Fira yang merupakan salah satu guru TK di kebun teh Cianten mengajak kak aries dan kakak peyapeyo lainnya untuk main dan berpetualang di Cianten.

Perkebunan Teh Cianten ini merupakan wilayah perkebunan Teh di Leuwiliang Bogor, agak jauh juga sih dari Leuwiliang karena perkebunan teh ini berada di atas bukit ya, jadi agak jauh dari kota Leuwiliang dengan medan jalan ke perkebunan Cianten ini yang laur biasa keren. Ini merupakan perjalanan kedua yang sangat seru setelah sebelumnya peyapeyo camping di Sukamantri.

Sebenernya undangan untuk main di Cianten ini sudah agak lama, tetapi kami belum bisa memastikan kapan kami sempat untuk datang kesana. Nah karena sudah terlanjur janji mau main ke Cianten, dan anak-anak disana juga sudah menunggu kami untuk datang, akhirnya berangkat juga kami ke Cianten. Minggu sore, Kak Aries, Kak Nday, dan Kak Eli sudah berangkat duluan yang rencananya mau langsung ke Cianten, sedangkan gw dan Age akan berangkat Senin paginya ke Cianten. Tetapi ternyata   Kak Aries, Kak Nday, dan Kak Eli tidak langsung ke Cianten, mereka menginap dahulu di Leuwiliang di rumahnya Kak Nenden dikarenakan hari mulai malam dan jalan ke Cianten tidak mungkin di lalui jika malam hari.

Singkat kata, Senin paginya gw dan age akhirnya bertemu dengan teman-teman yang lain di pinggir jalan ahaha, tanpa janjian sebelumnya karena memang rencananya kami akan bertemu langsung di Cianten. Ya kalo sudah Jodoh ga akan kemana kan ya, akhirnya bersama-sama lah kami jalan ke Cianten menggunakan sepeda motor. Setengah perjalanan ke Cianten dari Leuwiliang kami lalui tanpa hambata, jalan aspal yang sangat mulus dan udara sejuk membuat kami sangat menikmati pemandangan yang disajikan yang begitu indah, sempat beberapa kali kami berhenti sejenak untuk foto-foto. Sampai akhirnya di setengah perjalanan yang menguji kesabaran karena jalan yang sudah tidak beraspal diganti dengan jalan bebatuan dengan tekstur jalan yang menanjak, ahahaha seru dan mendebarkan rasanya. Rasanya itu adalah perjalanan terlama yang kami lalui, hingga akhirnya sampai juga kami di TK Tunas Karya Perkebunan Teh Cianten. Huwaaa lega rasanya akhirnya sampai juga dan sudah ditunggu manis oleh bocah-bocah kecil nan lucu di TK Tunas Karya.

Sambutan yang hangat dari para guru TK Tunas Karya membuat kami semakin merasa nyaman berada di Cianten, disuguhkan teh hangat hasil petikan teh kebun sendiri dan beberapa gorengan membuat perut kami yang tadinya joget-joget minta diisi menjadi kenyang dan bahagia. Setelah kami sarapan teh dan gorengan yang dihidangkan, waktunya kami bermain dengan bocah-bocah TK Tunas karya yang lucu-lucu dan sangat bisa diajak bekerja sama. Senang rasanya melihat antusias bocah-bocah tersebut mengikuti permainan yang kami berikan hingga tak terasa waktu sudah siang dan mereka harus kembali ke rumah.  Setelah kami bermain dengan anak-anak, kami di undangan untuk makan siang bersama di rumah bu Fira, makanan yang sederhana dan sangat lezat membuat kami sangat bahagia bisa bermain ke Cianten. Setelah makan siang, waktunya kami untuk pamit agar tidak kemalaman sampai di Bogor.

Senang sekali kami bisa berbagi senyum dengan anak-anak di Cianten, semoga di lain waktu kami bisa kembali kesana. Enjoy Cianten ya guys…..

cianten1 cianten3 cianten4 cianten5 cianten6 cianten7

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku