Ini motor kesayangan ku dan dia. motor kami berdua yang sebelum adanya MIO yang telah hilang itu dengan setia mengantarkan kami kemana saja. Namanya JUJU, walaupun kami mempunyai MIO (yang raib), juju tetap kesayangan kami. wah tanpa adanya juju apajadinya kami? kami musti naik angkot yang jelas di bogor bikin macet, tapi adanya juju kami bisa bergerak lebih cepat. Thanks God telah menyatukan kami dengan JUJU.

Lihat kami bersama JUJU, menyenangkan bukan? tapi sekarang juju lagi sakit dan perlu diobatin, makanya kami bener-bener hampa tanpa juju dan tanpa mio, hiks. jadilah kami musti ngangkot sekarang kalo kemana-mana,hiks.

Comments (1)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku