Sebelum saya bercerita mengenai mengenai mengelola anggaran keuangan, saya sebelumnya pernah menulis mengenai financial planning disini. Nah untuk kali ini saya diberi kesempatan lagi oleh VisaIbuBerbagiBijak dan The Urban Mama untuk mengikuti Workshop lanjutan yang kali ini mengambil tema Budgeting dan Saving. Bagaimana seorang ibu bisa bijak mengelola anggrana keuangan keluarga sesuai budget keluarga.

Dalam mengelola keuangan, seharusnya setiap orang atau keluarga mempunyai dasar kebutuhan pengeluaran, seperti misalnya bagi yang sudah berkeluarga menyiapkan dana pendidikan bagi anak, menyiapkan dana rumah, menyiapkan dana umroh/haji, menyiapkan dana pensiun atau bahkan menyiapkan dana menikah bagi yang belum menikah. Nah dengan dasar kebutuhan ini tentunya diperlukan pengelolaan keuangan yang lebih baik agar tujuan kita bisa tercapai. Mbak Prita mengatakan, ada beberapa langkah dalam membuat rencana keuangan keluarga, antara lain:

  1. Cek kebutuhan & tentukan prioritasnya
  2. Siapkan alokasi anggarannya
  3. Wujudkan impian

wpid-wp-1504582568412..jpg

Cek kebutuhan & tentukan prioritasnya

Mbak Prita mengatakan juga bahwa gaji yang kita miliki tidak berhubungan langsung dengan orang menjadi kaya tetapi lebih kepada gaya hidup. Karena banyak keuangan keluarga menjadi kacau balau karena menuruti gaya hidup bukan berdasarkan kebutuhan dan prioritas utama keluarga. Untuk terciptanya kebutuhan dasar sebuah keluarga, tent unya diperlukan komunikasi yang baik antara suami dan istri karena biasanya kebutuhan suami berbeda dengan istri. Hal ini harus dikomunikasikan dengan baik jangan sampai kebutuhan yang berbeda menjadi masalah dalam kebutuhan dasar keluarga.

Kebutuhan yang harus disiapkan dan di cek kebutuhan serta prioritasnya adalah kebutuhan saat ini dan kebutuhan masa depan. Kebutuhan saat ini bisa dikatakan kebutuhan yang jatuh tempo dalam 12 bulan kedepan, contohnya pengeluaran rumah tangga atau bayar uang sekolah bulanan. Sedangkan kebutuhan masa depan yaitu kebutuhan yang jatuh tempo diatas 12 bulan lagi, contohnya kebutuhan pendidikan anak, naik haji atau kebutuhan masa tua.

wpid-wp-1504582375927..jpgwpid-wp-1504582568412..jpg wpid-wp-1504582568364..jpg wpid-wp-1504582375927..jpg wpid-wp-1504582376028..jpg

Siapkan alokasi anggarannya

Untuk menyiapkan alokasi anggaran tentunya dibutuhkan prioritas alokasi penghasilan yang kita miliki, yaitu:

  1. Zakat, infaq dan sedekah
  2. Bayar Pinjaman/utang
  3. Tabungan investasi
  4. Dana darurat
  5. Biaya hidup (listrik,air, gas, telp, internet, belanja sehari-hari)
  6. Tabungan dan biaya pendidikan
  7. Gaya hidup

Selain itu diperlukan juga prinsip matching antara pengelauran bulanan yang berupa gaji bulanan dengan pengeluaran dan investadi tahunan seperti bonus, THR dan tunjangan lain. Pengaturan pengeluaran keuangan tentunya dari dana masuk rutin bulanan digunakan untuk biaya hidup bulanan, dana darurat dan tabungan serta investasi.

wpid-wp-1504582568364..jpg

Beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengatur keuangan keluarga setiap bulannya, anatra lain:

  • Buat rencana pengeluaran
  • Membagi uang sesuai dengan pos-pos pengeluarannya
  • Langsung bayrakan semua cicilan yang dimiliki
  • Langsung membayar tagihan-tagihan bulanan
  • Buat transfer otomatis ke rekening  dana darurat
  • Buat transfer otomatis ke rekening  investasi
  • Ambil uang tunai per minggu

 

Wujudkan Impian

Setiap keluarga pasti memiliki impian, karenanya dibutuhkan kebutuhan dasar kita untuk mewujudkan impian tersebut. Dengan kebutuhan tersebut, impian bisa kita wujudkan. Tentu saja impian istri dan suami terkadang berbeda, karenanya dari awal perlu komunikasi yang baik sehingga impian semuanya bisa terwujud. JIka impian sudah jelas, saatnya membuat anggarannya agar sesuai dengan pengelolaan keuangan kelaurga. Dengan perencanaan keuangan yang baik, tentu sja semua kebutuhan dan mimpi bisa terwujud dengan indah.

Nah, apakah pengelolaan anggaran kita sudah benar? yuk cek lagi yuk!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku