Ini sebenarnya liburan dadakan saya dan anak-anak karena memang tidak direncanakan sama sekali, hanya karena datuk dan nenek ada keperluan ke Bangka yang diketahui oleh Mika dan dia ingin ikut tapi harus sama ibu dan adiknya, jadilah kami liburan ke Bangka. Liburan kali ini pun liburan pertama kami tanpa age karena age harus mengerjakan beberapa pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Awalnya agak khawatir karena belum pernah saya pergi liburan dengan anak-anak tanpa age, takut anak-anak bikin rusuh dan saya jadi bertanduk makanya tidak pernah saya mau pergi tanpa age walaupun ada bala bantuan nenek dan datuk. Tetapi kali ini karena saya butuh piknik dan sepertinya anak-anak juga perlu liburan ya sudah lah dengan penuh harapan dan berdoa agar anak-anak bisa manis selama liburan.

Sebelum berangkat, saya membuat kesepakatan dulu dengan Mika dan Jibril bahwa ketika liburan nanti harus mengikuti kesepakatan yang telah dibuat, ya salah satunya harus jadi anak baik yang ga bikin ibunya bertanduk haha. Maklum lah ya anak-anak ini kalo sudah pergi bersama datuk dan neneknya agak-agak susah dibilangin, ya mungkin karena mereka merasa datuk dan neneknya akan membela mereka walaupun pada kenyataannya tetap ibu punya power untuk menentukan datuk dan nenek tidak boleh memanjakan mereka ahahaha. Jadi, kesepakatan tetap harus dilaksanakan ya anak-anak manis ibu hehe.

Sayangnya liburan kami ini agak kurang lama sih, agak-agak nanggung gimana gitu haha. Padahal waktu pesan tiket rasanya koq lama ya 4 hari di Bangka mau ngapain aja, tetapi ternyata kurang. Maklum saya pribadi kan memang sudah pernah ke Bangka sebelumnya waktu datuk masih bekerja di Bangka dan ketika hamil mika karena ada kerbata yang menikah, jadi tidak asing juga dengan Bangka. Dan yang lebih penting karena tahu banget wisata di Bangka ga jauh-jauh dari wisata pantai, ya memang hiburannya hanya pantai, namanya juga pulau ya, ketemu-ketemunya pantai lagi pantai lagi. Tetapi karena Mika dan Jibril belum pernah dan seperti yang saya bilang kalo saya pribadi perlu piknik jadi hayuk aja lah liburan lagi ke Bangka sekalian nengokin adik sepupu saya yang tinggal di Bangka.

Kami berangkat Rabu pagi dengan jadwal pesawat jam 9.40 yang mana jika jadwal pesawat jam segitu sudah pasti kami harus pagi-pagi buta berangkat dari Bogor supaya terhindar dari yang namanya macet. Untuk berangkat pagi ini saya menargetkan untuk bisa naik bus damri yang terjadwal pada jam 5 pagi agar kami bisa sampai tepat waktu. Malam sebelum berangkat saya sudah beritahukan ke Mika dan Jibril bahwa kita akan berangkat pagi sekali, jadi mereka ketika dibangunkan harus siap untuk mandi dan berangkat tanpa drama. Alhamdulillah banget Mika dan Jibril bisa mengikuti jadwal yang ada, jam 4 pagi sudah saya bangunkan untuk mandi dan bersiap sehingga jam 5 pagi kami sudah duduk manis di bus damri. Perjalanan kami ke Bandara ternyata bisa dibilang lancar karena jam 6.30 pagi kami sudah sampai di Bandara. Yesss kepagian yaaa, tapi tak apalah daripada telat dan ga bisa berangkat atau harus beli tiket lagi ahaha *trauma waktu ke Jogja*, jadi ya mending nunggu lama di bandara lah sambil sarapan, check in, main-main di playground, main-main di ruang tunggu sambil lihat-lihat pesawat yang membuat kami tidak berasa menunggu lama. Tidak berasa mungkin karena anak-anak asyik main dan ga rewel jadi perjalanan terasa fun banget.

Perjalanan ke Bangka dengan peswat tidak berlangsung lama, kurang lebih 50 menit sudah sampai. Bagi Mika ini bukan yang pertama dia naik pesawat, tetapi bagi Jibril ini yang pertama. Saya sendiri agak khawatir Jibril akan rewel di pesawat seperti waktu Mika pertama kali naik pesawat tetapi nyatanya Jibril manis sekali selama di pesawat, tidak ada drama, tidak ada nangis, tidak ada rewel, pokoknya nice banget deh sampai saya sendiri takjub dan ga nyangka *kebiasaan ibu sukanya under estimated sama anak*. Bahkan ketika mau landing dia tidur dengan nyenyaknya haha, maklum lah jam segitu memang jam tidur siangnya Jibril. Sampai di juga kami di Bangka yang langsung di jemput Rio (adik sepupu saya) dan Zira (anakanya Rio) dan langsung menuju kerumah Rio. Sampai rumah Rio kami langsung istirahat dan makan siang. Maklum ya Bangka ini sungguh amat panas, jadi pasukan dari Bogor ini tentu saja kepanasan dan langsung pusing *umur emang ga bohong ya*, jadi lebih baik mendinginkan suasana dulu saja.

Sore harinya setelah rasa lelah hilang dan anak-anak sudah kembali jejingkrakan lagi saatnya jalan-jalan ke pantaiiiiii. Pertama ini kami pergi ke pantai pasir padi, tetapi sebelum ke pantai pasir padi, kami mampir dulu ke BBG (Bangka Botanical Garden). BBG ini bisa dibilang baru, lahannya sangat luas sekali yang terdiri dari bererapa lahan kebun buah-buahan, sayur-sayuran, tempat penangkaran sapi perah dan kuda. Masuk ke BBG ini pun masih gratis, kita bisa melihat-lihat yang ada. Karena sudah sore, kami hanya melihat ke tempat sapi perah, ada beberapa kandang sapi, untuk sapi-sapi yang sedang hamil kandangnya dipisah dengan yang lain. Di kandang sapi ini kita juga bisa memberi makan sapi yang makanannya sudah disediakan, bagi anak-anak tentu ini hal yang seru terutama untuk Mika, kalo Jibril sih hanya berani lihat, tidak berani memberi makan bahkan lucunya Jibril meminta tissue ke nenek untuk menutup hidungnya karena aroma bau sapi yang menusuk hidung ahaha lucu sekali. BBG ini masih dikembangkan dan sepertinya kedepan akan bagus sekali untuk dijadikan tempat wisata. Yah setidaknya orang Bangka punya tempat hiburan baru ya selain pantai hehe. Oh ya di BBG ini kita juga bisa membeli susu sapi murni, yoghurt, puding dan tahu yang terbuat dari susu. Rasanya? enak! kemarin kami memebeli semuanya dari susu sampai tahu karena harganya juga masih dibilang murah.

Setelah dari BBG, kami langsung menuju pantai pasir padi yang sebenernya jaraknya ga jauh dari BBG. Pantai pasir padi ini juga merupakan pantai yang paling deket dari kota pangkal pinang, ga sampe 1/2 jam juga sudah sampai di pantai pasir padi. Ketika kami sampai di pantai, kebetulan air laut sedang surut jadi kami bisa bermain dengan lelausa di pinggiran pantai. Oh ya kalo lagi surut begini jangan berharap pantai berombak seperti di bali ya ahaha, pantainya terlihat tenang tanpa ombak, bahkan banyak orang yang membawa parkir mobil dan motornya di tepi pantai alias di pasir pantainya karena memang air lautnya masih jauh banget dari tepi pantainya. Di pantai ini kami juga tidak lama karena waktu sudah maghrib, jadi hanya bermain sebentar, foto-foto lalu kembali pulang, sebelumnya tentu kami makan malam dulu. Makan malam apa? tentu saja Ikan Bakar ahaha, secara ikan disini bisa dibilang murah lah yaaaa, jadi mumpung murah mari kita puas-puasin makan ikan haha.

Nah cerita hari pertama sampai disini, nanti dilanjut cerita untuk hari kedua dan berikutnya yaaaa. So, enjoy the pic guys….

2

3

4

5

6

9

10

Comments (1)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku