Saya dan Akbar, kami hanya 2 bersaudara yang memiliki jarak umur yang lumayan jauh, 10 tahun. Ya sebenarnya saya hampir menjadi anak tunggal mama dan papa sampai akhirnya Akbar lahir di dunia dan menjadi satu-satunya adik kesayangan saya. Mungkin karena jarak yang sangat jauh serta keinginan saya yang ingin sekali punya adik, hampir selama kami hidup bersama sebagai adik kakak rasanya kami hampir tidak pernah bertengkar, berebut, berantem atau marah lama layaknya pertengkaran standar adik kakak. Entahlah, rasanya saya tidak tega jika harus marah, rebutan atau bertengkar dengan Akbar, rasanya kasihan saja melihat Akbar jadi yang muncul adalah rasa kasihan jika saya memarahi dia walaupun sesuatu yang tidak saya suka.

Karena jarak yang jauh terkadang membuat kami jarang bercerita, Akbar pun termasuk orang yang pendiam jarang berbicara, berbeda sekali dengan saya yang super duper bawel dan senang banget sama yang namanya bicara, jadi ya memang kami berbeda sekali. Kedekatan kami dimulai saat Akbar mulai kuliah, mungkin sudah mulai dewasa juga kali ya, butuh seorang kakak yang bisa dia jadikan tempat masukan dan curhat sekalipun. Semakin kesini ya bisa dibilang semakin dekat karena kebutuhan pengetahuan kuliah Akbar yang perlu saya dan age berikan masukan terutama masalah skripsi nya yang kemarin sempat hampir tak selesai-selesai. Masalah skripsi ini pula yang akhirnya membuat saya agak sedikit ngomel keras ke Akbar untuk bisa cepat menyelesaikan skripsi nya. Awalnya sih saya tidak mau ngomel ya, tetapi karena mama dan papa yang terus meminta saya untuk bisa memberitahu Akbar jadilah dengan segala upaya saya jalankan termasuk ngomel ahaha.

Ketika akhirnya Akbar lulus ujian skripsi dan setelah itu dia langsung mendapatkan pekerjaan, ah sebagai kakak tidak ada lagi yang membahagiakan selain melihat Akbar akhirnya lulus dan melihat mama dan papa akhirnya lega bahwa anak bontotnya beres juga kuliah. Sampai pada akhrnya si sarjana ini di wisuda juga haha. Tadinya saya tidak ingin datang karena ya undangan wisuda kan memang hanya untuk mama dan papa saja, ditambah jika saya pergi sudah pasti rombongan sirkus (mika, jibril dan age) sudah pasti ikut. Saya agak malas jika harus menunggu diluar gedung wisuda dengan anak-anak, kasihan mereka takut bosan. Karena mama ingin saya dan keluarga juga datang, akhirnya saya putuskan untuk datang siang ketika Akbar selesai wisuda jadi masih bisa foto-foto bareng lah haha. Kami berangkat dari Bogor sabtu pagi sekitar jam 8.30, berharap jam 11 sudah bisa sampai Bandung, tetapi ternyata jalanan ke Bandung di hari Sabtu lumayan padat, sehingga kami baru tiba di Bandung jam 13.00 dan Akbar baru selesai prosesi wisuda nya. Kami langsung menuju ke Universitas Telkom  untuk bertemu Akbar, mama dan papa.

Sampai disana, papa langsung meminta untuk foto studio bersama, biar ada kenang-kenangannya katanya, ya maklum lah ya orangtua kan ingin foto anaknya wisuda dipajang di dinding rumah agar kekinian haha. Selesai foto-foto, kami langsung berburu nasi padang ahaha, makan siang yang telat karena namanya juga wisuda ya sudah pasti mau keluar kampus saja sudah macet, jam 3 baru kami makan. Selesai makan kami langsung menuju hotel. Rencana awal lagi saya tadinya tidak ingin menginap di Bandung, malamnya berencana langsung pulang ke Bogor setelah makan malam. Tetapi papa masih ingin main dan jalan-jalan sama cucu-cucunya jadi mengajak kami untuk menginap saja di hotel supaya anak-anak bisa berenang katanya ahaha. Standar kakek-kakek ya, yang penting cucu senang.

Hotel yang kami pilih kali ini untuk menginap semalam di Bandung yaitu Max One Hotel Soekarna Hatta Bandung karena tidak begitu jauh dari tempat Akbar. Sampai di Hotel, anak-anak langsung meminta berenang, walaupun agak gerimis tetap nekat untuk berenang. Ya sekali-kali tidak masalah ya asal anak senang. Tidak lama juga berenang nya karena sudah Maghrib dan kami harus bergegas untuk makan malam.  Jalanan Bandung di malam minggu memang tidak bersahabat ya, jadi lumayan menyita waktu juga ditambah tempat makan yang penuh, duh aduh deh, akhirnya kami baru makan malam sekitar jam 9 malam ahaha. Selesai makan pun kami langsung kembali ke hotel, badan perlu istirahat karena besok kami harus balik ke Bogor dan anak-anak ingin berenang lagi esok pagi.

Perjalanan ke Bandung kali ini memang kami tidak jalan-jalan kemana-mana, hanya memang ingin menghadiri wisuda Akbar dan juga hanya ingin bersantai-santai saja. Minggu sekitar pukul 11 kami kembali ke Bogor, Alhamdulillah jalanan kembali ke Bogor lancar jaya, sekitar jam 2 siang kami sudah sampai Bogor, ah senangnya.

Terakhir, selamat menjadi Sarjana Desain ya Om Akbar, semoga ilmunya bisa bermanfaat untuk masa depanmu nanti yaaaa. Uni bangga padamu dek!.

6

1

2

3

4

5

  7

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku