Sebagai wanita dan seorang ibu dari dua anak laki-laki yang super aktif tentu saja waktu yang saya miliki sangat terbatas. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi waktu saya tersita banyak untuk kelurga. Tentunya ini bukan suatu masalah bagi saya, memiliki waktu lebih banyak untuk keluarga merupakan salah satu faktor terpenting bagi hidup saya. Tetapi tentunya sebagai wanita yang terlahir aktif dan memiliki banyak mimpi dan tujuan hidup selain kelurga, tentu saja saya masih ingin mengejar mimpi-mimpi saya yang lain.

Memang bisa jika sudah berkeluarga dan mengurus rumah tangga, seorang wanita bisa mengejar mimpi mereka? jawabannya tentu saja BISA!. Bagaimana caranya? sebenanrnya banyak cara untuk melakukannya tetapi terkadang wanita tidak mau melakukannya atau menganggap mimpi itu menjadi sesuatu yang tidak penting dan membuat urusan keluarga jadi terbengkalai. Sehingga memang banyak wanita yang akhirnya pasrah dengan kehidupan mengurus rumah tangganya tanpa mau mengejar mimpi mereka.

IMG_20170919_135144

Mimpi apa sih yang ahrus dicapai? nah itu kembali ke pada wanita itu sendiri. Ada hal apa yang masih ingin diwujudkan? sebenernya mimpinya tidak perlu yang rumit, sederhana saja. Misalnya punya mimpi sebulan sekali untuk punya waktu ke salon seharian. Sederhana bukan? tetapi banyak wanita yang akhirnya hanya mimpi saja tetapi tidak mau atau berusaha mewujudkannya dengan alasan harus urus keluarga dan memilih untuk tidak ke salon sebulan sekali.

Kenapa wanita membutuhkan waktu luang untuk mewujudkan mimpi mereka?

Kebetulan minggu lalu saya mengikuti acara The Urban Mama Bloggers Meet Up bersama Sunlight  untuk mengikuti Pers Conference dan Talkshow “Ibu Bersinar Sunlight” yang dilaksanakan di Aston Kuningan Suite, Jakarta. Dalam acara ini Sunlight ingin mengedapankan bahwa seorang ibu bisa bersinar dan dapat menggapai mimpi mereka jika meluangkan waktu sedikit saja.

IMG_20170919_141945

Bagaimana menjadi IBU BERSINAR?

Menurut Psikolog anak dan keluarga Radtih Ibrahim yang hadir saaat itu, seorang ibu harus memiliki passion dan hilangkan rasa bersalah. Seorang ibu tentu saja memiliki passion atau mimpi tetapi biasanya jika mereka ingin mengejar mimpi atau passion mereka, terjadilah rasa bersalah dalam diri karena harus mengejar passion dan meninggalkan urusan rumah. Sehingga banyak ibu yang akhirnya menyerah dan meninggalkan passion mereka demi tidak merasakan rasa bersalah tersebut. hal ini sangat tidak baik karena wanita pada dasarnya membutuhkan aktualisasi diri. Ketika aktualisasi diri tidak terpenuhi menyebabkan seorang wanita menajdi tidak bahagia. Nah ibu yang tidak bahagia akan banyak merugikan orang lain, mereka akan cenderung lebih emosional, murung,  rendah diri, pesimis dan ini akan berdampak buruk bagi anak-anak mereka. Aktualisasi diri terjadi jika seseorang mampu memanfaatkan potensi dirinya secara optimal dengan tetap menyadari keterbatasannya.

Kenapa wanita butuh aktualisasi diri? karena seseorang yang telah mencapai aktualisasi diri akan mampu menerima dirinya dan orang lain, mampu membangun dan menajga relasi yang dalam dan berarti, memiliki tujuan dan melakukan suatu hal secara teratur untuk mencapainya, mengalami momen-momen kebahagiaan yang dalam dan berarti, mampu menunjukkan empati dan belas kasihan kepada orang lain, dam mampu mengapresiasi segala kebaikan dalam hidup.

Nah pada dasarnya seorang ibu bisa melakukan mimpi mereka dan melakukan aktualisasi diri. Aktualisasi diri bisa tercapai jika ibu memiliki keinginan untuk mencapainya. karena sesungguhnya wanita Indonesia adalah sosok yang ingin maju dan masih memiliki keinginan kuat mewujudkan impian mereka. namun karena kesibukan dan kurangnya waktu luang bisa menjadi penghalang untuk mewujudkannya. Salah satu cara supaya ibu bisa mewujudkan mimpi dan menghidupkan passion walaupun repot dan sibuk yaitu dengan  supporting system keluarga. Dengan dukungan keluarga yang baik, seorang ibu  bisa lebih bersinar.

IMG_20170919_135736

 

IMG_20170919_135648

Veronika Utami, Head of House Hold Care PT Unilever Indonesia Tbk mengatakan, “Perempuan Indonesia dihadapkan dengan berbagai kesibukan yang menyita waktu, survei menunjukkan 60% diantaranya terus berusaha mewujudkan mimpinya bahkan ketika mereka sudah berkeluarga dan bekerja. Melalui Ibu Bersinar Sunlight, kami mengajak perempuan Indonesia untuk meluangkan waktu dan berkomitmen #sayasempat untuk wujudkan impiannya.

Sunlight – lewat penelitian “Pockets of potential: How micro-learning during pockets of time can lead to new skills and opportunities” mengungkap bahwa setiap orang dapat mewujudkan impian atau passion yang mereka miliki dengan menyediakan waktu paling tidak 15 menit setiap harinya dengan mempelajari dan mengulangi keterampilan yang sama.

Micro-learning adalah mempelajari keterampilan baru dengan waktu singkat seperti 15 menit, tetapi dengan frekuensi yang tinggi. Misalnya, ibu memiliki passion yang tinggi di bidan memasak, maka sempatkan untuk belajar memasak selama 15 menit setiap hari secara terus-menerus. Teknik micro-learning ini akan membentuk seorang amatir menjadi professional seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini diharapkan seorang ibu bisa mencapai passion dan aktualisasi dirinya juga bsia tercapai. Jika seorang ibu sudah mencapai passionnya maka kehudupan keluarga akan lebih baik lagi.

Nah siapa yang belum mewujudkan mimpi? yuk mulai luangkan waktu 15 menit sehari untuk melakukan hal yang ingin dilakukan. bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan waktu 15 menit sehari?. Salah satu caranya yaitu gunakan produk yang tepat dan berkualitas.Sunlight bisa menajdi pilhan yang tepa karena memiliki kekuatan mencuci lima kali lebih cepat dibandingkan sabun cuci piring biasa. Dengan sunlight, seorang ibu bisa memiliki waktu lebih untuk diri sendiri, mewujudkan impian dan melakukan hal-hal yang disuka.

IMG_20170919_120319

IMG_20170919_140615

IMG_20170919_120421

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku