Seperti postingan gw sebelumnya, bahwa Kabupaten Bogor memiliki pesona alam yang tak kalah dengan kota maupun kabupaten lain. Bogor yang memiliki pesona alam yang indah patut untuk dijadikan salah satu destinasi wisata bagi orang-orang lokal maupun non lokal. Hal inilah yang dilihat oleh Disbudpar Kab. Bogor  untuk memulai menata kembali tempat-tempat wisata yang sudah ada untuk lebih ditata kembali menjadi tempat wisata yang nyaman dikunjungi oleh semua wisatawan. Karenanya Disbudpar Kab. Bogor mengajak kami para jurnalis dan blogger untuk melihat langsung kondisi dan potensi tempat wisata yang ada di Kabupaten Bogor untuk menjadi saran bagi pemerintah dalam memperbaiki dan menata kembali tempat wisata yang telah ada.

Tempat wisata yang kami kunjungi tidak terlalu banyak, hanya 4 tempat wisata selama 2 hari. Hari pertama kami melakukan perjalanan ke Pemandian Air Panas Ciparay Gunung Salak Endah dan Curug Cigamea yang terletak di daerah Pamijahan, Kabupaten Bogor. Hari kedua kami melakukan perjalanan ke Kampung Wisata Rumah Djoglo di Ciampea, Kabupaten Bogor dan Wisata Djampang di Parung, Kabupaten Bogor. Ada salah satu tempat lagi yang juga kami singgahi berupa resort yang sangat nyaman dan fasilitas yang luar biasa dimana resort tersebut kebetulan adalah tempat kami untuk menginap dan beristirahat selama 2 hari yaitu The High Land Park Resort, Tamansari Kabupaten Bogor.

Perjalanan pertama kami yaitu Pemandian Air Panas Ciparay Gunung Salak Endah dan Curug Cigamea yang terletak di desa ciparay, Pamijahan Bogor Barat. Air Panas Ciparay dan Curug Cigemea saling berdekatan, hanya sekitar 1-2 km saja jarak antar kedua tempat wisata tersebut. Perjalanan ke dua tempat ini sebetulnya jalannya sudah mulus beraspal tapi memang jalannya tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk mobil dan bus untuk melewatinya. Perjalanan ke air panas ini pun kami disuguhi oleh pemandangan alam yang laur biasa indah, hampir jarang ditemui di kota-kota besar bahkan Kota Bogor sendiri yang sudh mulai ramai dan padat. Masih adanya hamparan sawah, kebun dan hutan yang rindang yang disuguhkan dari perjalanan ke air panas ini sehingga membuat mata kita tidak bisa lepas dari indahnya alam yang Tuhan berikan. Memang diakui bahwa jarak ke air panas ini cukup jauh dari pusat kota Bogor sehingga membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dari kota.

Air Panas Ciparay Gunung Salak Endah

Air Panas Ciparay ini merupakan tempat pemandian air panas di kaki gunung salak endah dan berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Untuk mencapai ke pemandian air panas, kami harus berjalan sekitar 350 meter dari pintu masuk menuruni jajaran tangga yang disediakan. Ya, air panas ini berada dibawah sehingga untuk mencapainya kita harus memiliki fisik yang kuat karena tekstur jalan yang naik turun melwati anak tangga membutuhkan fisik yang kuat.  Oh ya untuk masuk ke tempat ini dikenakan tarif yang cukup murah, hanya IDR 10.000; saja pengunjung bisa menikmati wisata ini, tetapi jika ingin menikmati mandi di kolam air panasnya pengunjung hanya tinggal menambah biaya sebesar IDR 5000; saja.

Air Panas Ciparay ini sebetulnya memiliki potensi yang sangat bagus untuk dijadikan tempat wisata yang indah, hanya sayangnya kurang pengelolaan saja dari TNGHS sehingga masih ada beberapa sampah sepanjang jalan dan juga kolam pemandian yang agak keruh. Karena setahu dan sepengalaman saya biasanya kolam pemandian air panas airnya begitu jernih dan bersih sehingga orang-orang yang akan mandi atau berendam di kolam tersebut merasa nyaman. Selain kolam pemandian, ada juga pancuran air panas yang bisa kita nikmati serta sungai yang airnya jernih sehingga kita bisa bermain-main di sungai tersebut.

Selain kolam dan pancuran air, ditempat ini juga tersedia kamar-kamar penginapan bagi pengunjung yang ingin menginap atau beristirahat. gw pribadi sih tidak melihat secara khusus kedalam seperti apa kamar-kamarnya tetapi yang jelas ada beberapa kamar yang untuk 1-2 orang juga ada yang untuk keluarga yang kapasitasnya lebih besar. Jika tidak salah, kamar-kamar ini dikelola oleh warga setempat, dan sayangnya lagi banyak juga bangunan kamar-kamar serta warung makan dan minum yang tidak terawat sehingga agak sedikit merusak pemandangan. Semoga saja jika Air Panas ini kembali dikelola oleh pemerintah bisa menjadikan air panas ciparay ini menjadi tempat wisata yang lebih baik lagi, lebih bersih, lebih rapi dan lebih nyaman bagi para pengunjung.

edit_2_airpanas

edit_3_airpanas

edit_4_airpanas

edit_5_airpanas

edit_6_airpanas

Curug Cigamea

Setelah dari Air panas Ciparay, kami menjutkan perjalanan ke Curug Cigamea yang letaknya tidak jauh dari ari panas, sekitar 1-2 km saja. Curug Cigamea ini terletak di desa gunung sari kecamatan pamijahan, Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Untuk sampai ke curugnya, jalan yang kami tempuhpun tidak jauh berbeda dengan jalan yang ada di air panas. Kami harus melewati sekitar 650 meter anak tangga, tetapi di curug cigamea ini tekstur jalannya lebih enak sehingga tidak terlalu letih dibanding air panas walaupun jaraknya lebih jauh. Untuk memasuki curug ini dikenakan biaya yang sama dengan air panas yaitu IDR. 10.000;.

Kondisi curug cigamea ini sebenernya tidak terlalu berbeda dengan air panas, masih banyak sampah yang berserakan sepanjang jalan, masih ada pula kamar-kamar dan warung-warung yang tidak terpakai sehingga mengganggu pemandangan mata. Sepanjang jalan ke curug, kita juga bisa menemui hewan Monyet yang berkeliaran disana. Monyet-monyet tersebut tidak akan menggangu kita selama kita tidak mengganggu mereka, kadang mereka melakukan pose/bergaya ketika kita ingin mendokumentasikan mereka.

Walaupun kondisi yang kurang rapih tetapi untuk curugnya sendiri sangat indah, curug cigamea ini memiliki 2 air terjun yang mengalir turun, satu besar dan yang satu lebih kecil. Sungguh indah memang dan ketika sampai rasanya ingin langsung mandi dan berendam di bawah hamparan air terjunnya. Nah buat yang ingin mandi dan berendam di curug tetapi tidak membawa pakaian ganti, tidak usah khawatir karena warung-warung disana menyediakan celana dan baju ganti untuk kita beli, jadi ga usah takut untuk menikmati keindahan curug cigamea ini. Karena curug ini sangat bagus, gw pribadi sangat berharap semoga kedepannya curug ini bisa dikelola dengan baik sehingga para wisatawan yang datang akan betah dan ramai.

edit_8_cigamea

edit_9_cigamea

edit_10_cigamea

edit_11_cigamea

Seperti yang gw bilang, kabupaten bogor banyak memiliki tempat-tempat yang indah untuk dikelola dan disinggahi, sayang kami hanya bisa mengunjungi 2 tempat tersebut karena waktu yang terbatas. Berikutnya gw akan cerita perjalanan hari kedua yaaaa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku