Buku Diary Mika dan Ibu

Mika yang sekarang sudah kelas 3 dan berumur 8,5 tahun merupakan anak yang sangat perasa, mudah sekali menangis jika itu membuat dia sedih. Di umur dia yang sedang banyak ingin tahunya, tentu perlu kesabaran ekstra bagi saya untuk menyikapinya. Ditambah lagi adiknya Jibril yang berusia 3,5 tahun juga sedang memiliki perilaku yang laur biasa bikin pusing dan ingin membuat saya teriak setiap hari. Awalnya saya berfikir dengan jarak yang luamayan agak jauh antara Mika dan Jibril bisa mendapati keadaan yang lebih baik daripada yang berajarak dekat, tetapi ternyata sama saja.

Jalan-jalan Keliling Istana Bogor dan Sempur

Hari minggu kemarin sebenarnya tidak ada rencana untuk jalan-jalan karena saya dan age harus ke bengkel mobil yang ternyata cukup lama waktunya. Nah daripada anak-anak bosan menunggu di bengkel, akhirnya kami coba berfikir untuk mengajak anak-anak jalan-jalan. Agak bosen juga ke mall karena baru kemarin kami ke mall, dan sempat berfikir untuk mengajak anak-anak naik kereta saja. Lalu tiba-tiba age punya ide untuk ajak anak-anak naik angkot dan turun di istana Bogor untuk memberi makan rusa sambil jalan-jalan cantik di trotoar yang lagi hits di Bogor. Kebetulan juga, Jibril belum pernah memberi makan rusa dan kemarin sempat bilang bahwa dia kapan-kapan ingin diajak untuk memberi makan rusa.

Visa Financial Literacy Series untuk Ibu Bijak

Sebagai seorang ibu dan istri tentu saja saya mendapatkan tugas dari suami sebagai manajer keuangan keluarga, dengan harapan keuangan keluarga kami bisa baik dan sesuai dengan kebutuhan keluarga kami. Masalah keuangan keluarga ini bagi saya bukan masalah yang mudah, setidaknya saya harus pintar mengaturnya dengan baik sesuai keuangan yang masuk dan keluar, sehingga setiap bulannya keuangan kami bisa berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan atau ketakutan-ketakutan yang muncul. Karena jika keuangan keluarga buruk, pasti akan berpengaruh kepada kestabilan kehidupan keluarga.

Cara Mencegah Otot Kaku Akibat Perjalanan Panjang di Kereta Api

Saya bukan orang yang termasuk ikut mudik ketika hari raya Iedul Fitri tiba, karena kebetulan kelaurga besar orangtua dan mertua saya tinggal di Bogor dan Jakarta. Tetapi banyak teman dan keluarga saya yang hampir setiap hari raya akan mudik atau pulang ke kampung halamannya, baik yang di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Seru sekali jika mendengar mereka cerita mengenai momen pulang kampung ini karena disaat itulah waktunya mereka berkumpul bersama dengan sanak saudara mereka yang serta mempererat tali silaturahmi, ditambah juga momen untuk liburan bersama. Nah saya yakin pasti banyak teman-teman yang juga pulang kampung kan?

Piknik di Gunung Pancar, Sentul, Bogor.

Libur lebaran kemarin bisa dibilang cukup banyak waktu untuk mengajak anak-anak jalan-jalan, banyak rencana yang ingin kami lakukan, tetapi namanya liburan sambil lebaran jadi ya ga semua yang kami inginkan bisa terwujud karena harus keliling silaturahmi juga ketika lebaran. Nah ketika waktu silaturahmi sudah dijalani, saatnya untuk mengajak anak-anak jalan-jalan. Mika sempet mengutarakan kepada saya dan age bahwa dia ingin piknik berempat saja dengan saya, age dan adik jibril. Permintaan Mika pun ga muluk-muluk, dia hanya ingin piknik di Kebun Raya Bogor katanya. Saat itu sih kami hanya meng-iya-kan saja permintaan Mika sambil berfikir mencari tempat lain untuk piknik, karena jika libur lebaran sudah pasti kebun raya Bogor akan sangat padat.

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku