Minggu lalu saya, suami, anak-anak dan orangtua saya berlibur ke Malang. Rencana ke Malang ini sebenarnya sudah lama tetapi belum sempat kami realisasikan karena banyak hal sehingga ketika kemarin ada kesempatan, kami langsung merealisasikannya. Saya sendiri terakhir ke Malang waktu masih kecil, sepertinya seumuran Mika tapi tepatnya saya lupa, karenanya rasa ingin ke Malang di diri saya pun juga besar ditambah janji kami kepada Mika untuk berlibur ke Malang. Tujuan kami ke Malang sudah pasti akan mengunjungi tempat wisata Jatim Park yang terkenal itu.

Liburan kami di Malang cukup singkat, hanya 4 hari dengan perjalanan darat dan udara. Untuk keberangkatan ke Malang, kami menggunakan kereta api eksekutif Bima yang perjalanannya kurang lebih 16 Jam dan kembalinya kami menggunakan akomodasi Pesawat. Pilihan akomodasi berbeda ini memang kami rancang agar anak-anak mempunyai pengalaman yang berbeda. Kebetulan Mika dan Jibril belum pernah menggunakan kereta api yang cukup lama, hanya kereta KRL yang kurang lebih waktunya 1 jam dan kereta api ke Sukabumi yang waktunya 2 jam, cukup singkat. Nah untuk perjalanan yang panjang ini, anak-anak belum pernah mengalaminya sehingga kami berfikir ini adalah kesempatan mereka untuk merasakan dan menikmatinya. Tentu saja di awal saya pribadi sempat ragu apakah anak-anak akan betah berlama-lama di kereta, maklum saja Mika dan Jibril bukan tipe anak yang bisa berdiam lama dan sangat aktif, tentu saja ini merupakan kendala. Tetapi rasanya jika tidak di coba kita tidak akan tahu apakah anak-anak bisa dengan baik menikmati perjalanan menggunakan kereta.

Sebelum berangkat, saya dan age sering bercerita atau menjelaskan ke anak-anak mengenai kereta yang akan kami tumpangi ke Malang yang membuat anak-anak sudah antusias terlebih dahulu sebelum berangkat. Tidak lupa saya pun menyiapkan beberapa amunisi lain seperti ipad yang berisi film yang mereka suka dan aplikasi permainan anak-anak. Kemudian kami juga menyiapkan buku cerita baru yang belum pernah di baca oleh anak-anak, sehingga mereka akan penasaran dengan isi cerita buku tersebut. Kami juga membeli mainan baru yang tidak mahal tetapi bisa mmebuat anak-anak senang dan sibuk dengan mainannya sehingga rasa bosan di kereta akan hilang. Hal lain yang kami siapkan adalah cemilan untuk anak-anak selama di kereta. Denga amunisi ini semua, sukses membuat mereka betah di kereta sampai tiba di Malang. Oh ya, saya juga mengajak anak-anak untuk makan malam di gerbong makan kereta, hal ini juga menambah pengalaman dan keseruan anak-anak di kereta. Dan berhubung kereta kami berjalan di waktu malam hari, anak-anak tetap bisa tidur seperti biasanya sampai pagi. Kami juga memesan kursi sendiri-sendiri bagi anak-anak agar mereka bisa tidur dengan nyaman.

Pengalaman berkereta ini sungguh menyenangkan bagi Mika dan Jibril dan Alhamdulillah mereka tidak rewel maupun bosan dalam perjalanan. Kami pun sampai di Malang pagi hari, langsung mendarat di tempat makan untuk sarapan pagi sebelum kami menuju ke Batu. Untuk liburan kali ini, kami menginap selama 2 malam di Batu dan 1 malam di Malang. Perjalanan kami dari Malang ke Batu cukup cepat karena tidak terlalu jauh juga, dan kami menggunakan Uber. Sempat ada insiden dimana Uber kami diberhentikan oleh supir taksi karena menurut mereka tidak boleh menggunakan Uber, duh rasanya agak malu saya melihat hal ini, sama-sama mencari rezeki tetapi tidak bisa menerima keadaan yang ada. Alhamdulillah keadaan bisa dikendalikan dengan baik sehingga Uber dan kami baik-baik saja dan bisa berjalan terus sampai ke Batu.

Tiba di Batu kami langsung ke Hotel, Hotel yang kami pilih yaitu Crystall Inn, masih di tengah kota Batu, tidak terlalu jauh dari Jatim Park dan di pinggir jalan raya. Ketika kami tiba di hotel belum waktunya check in, tetapi kami meminta check-in awal dengan menambah biaya kompensasi. Masuk hotel awal ini penting bagi kami karena perjalanan yang cukup panjang membuat kami ingin istirahat sejenak, mandi dan bersih-bersih. Karena jika kami langsung jalan-jalan rasanya ga nyaman saja jika belum mandi dari perjalanan jauh hehe.  Sebenarnya banyak sekali penginapan di Batu, jika kita buka aplikasi pencarian hotel pasti kita menukan banyak pilihan hotel atau tenpat penginapan, tinggal pilih saja penginapan yang sesuai dengan keinginan kita.

Setelah mandi dan istirahat serta makan siang, kami berencana di hari pertama ini ke museum angkut sesuai itenary yang telah kami buat. Nah bagaimana cerita seru kami di Museum angkut dan tempat wisata lainnya, bisa dibaca  di part selanjutnya yaaa.

IMG_20170330_161802_810 IMG_20170331_065839 IMG_20170331_112556_697 IMG_20170405_132857

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku