Setiap orang tua pasti memiliki harapan terhadap anak-anaknya, harapan itu bermula dari sebuah nama yang mereka berikan ketika anak-anak mereka lahir. Karenanya banyak yang mengatakan bahwa nama itu adalah Doa dan harapan dari orangtua agar anak sesuai dengan harapan yang diinginkan oleh orangtua. Mencari nama anak ini adalah hal yang menarik bagi saya dan age, karena kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari nama yang terbaik bagi anak-anak kami dan harapan-hrapan kami bagi anak-anak. Karena ketika tahu saya hamil, hal yang paling menyenangkan adalah browsing nama anak dan memang itu adalah hal yang benar-benar menyenangkan.

Saya dan age memang memiliki kesepakatan bersama dalam hal memilih nama anak-anak kami, kesepakatan yang ada adalah nama anak kami memiliki 4 kata, dimana kata ke-1 adalah kata yang saya dan age pilih bersama, kata ke-2 adalah kata yang age pilih sendiri, kata ke-3 adalah kata yang saya pilih sendiri dan yang ke-4 adalah nama keluarga jika anak kami laki-laki. Nah yang manarik adalah jumlah setiap kata yang ada pada anak-anak kami semuanya sama ahaha. Memilih nama pun ga semudah yang diabyangkan, kami harus mendapatkan dulu kata ke-1 nya agar kami bisa mencari kata berikutnya. Ga hanya kata ya, pelafalan namanyapun harus sesuai dan enak jika diucapkan, jangan sampai ketika diucapkan ada ketidakharmonisan dalam menyebutkannya. Ribet ya sepertinya tapi tidak juga sih, justru menyenangkan bagi saya.

Saya dan Age memang sepakat untuk memberi nama anak-anak kami diambil dari nama Malaikat. Kenapa begitu? kami selalu mengagumi malaikat, baik dari cerita guru agama, filem di TV dan bioskop, cerita orang tua, dan tentunya pencarian pencerahan yang kami lakukan. Malaikat tidak pernah jelas asal usul namanya. Tapi ia mempunyai tugas yang sangat menentukan untuk membantu Tuhan menjalankan dunia ini. Sebagai kaum muda, selayaknya kami menyukai hal-hal pemberontakan, anti mainstream dan tidak suka hal-hal yang pasaran, kami juga menyukai sesuatu yang ekslusif. Sehingga kami bertanya, nama Malaikat apa yang tidak pasaran?

OK, saya akan bercerita tentang pemberian nama kepada anak pertama kami, yaitu Mikail.

Singkatnya:

Mikail Shira Aydin Hadi
Pemimpin perkasa pembawa rejeki yang selalu bernyanyi untuk kesejahteraan, cerdas dan memandu kearah kebaikan.

Mikail

Seperti yang saya bilang, kami tidak suka nama yang pasaran, sehingga pilihan nama Malaikat Ridwan dan Malik tidak kami gunakan, bukan berarti tidak bagus ya tetapi sudah banyak yang menggunakan nama tersebut. Lalu terfikirlah untuk memberi nama Jibril. Jibril memiliki arti nama yang bagus dan sering banyak diceritakan, tetapi saat itu kami belum begitu sreg untuk memilih nama Jibril. Malaikat apa lagi yang popular tapi ga pasaran, teringan Azrael, kucingnya penyihir Garamel dalam komik Smurf yang kebetulan juga menjabat sebagai malaikat pencabut nyawa. Humm kucing itu memang lucu, tapi azrael akan memberikan kesan menyeramkan. Apalagi diawali dengan huruf A, jadi kami gagalkan. Oh ya kami memang tidak mencari nama anak yang berawalan A atau Z karena saya dan age memiliki nama berawalan A yang setiap diabsen maju kedepan selalu yang pertama, sedangkan Z pasti belakangan, jadi kami sepakat mencari awalan yang aman saja ahaha. Jadilah pilihan kami tertuju pada nama Mikail, yang guru agama SD  bilang, tugasnya adalah menurunkan hujan. Mikail/Mikhail adalah malaikat yang mengatur angin, menurunkan hujan/petir, membagikan rezeki pada manusia, tumbuh-tumbuhan juga hewan-hewan dan lain-lain di muka bumi ini. OK, Mikail kalo begitu, kami langsung mencari informasi lebih lanjut tentang Mikail, yang ternyata kontrofersial. Cukup unik untuk nama seorang anak dari Agung Hawari Hadi dan Agwina Dieta.

Mika, selain enak di ucapkan, terdengan lucu dan menarik. Satu harapan bahwa anak kami kelak jadi pusat perhatian, sehingga disayang lingkungannya. Mika memang mengikatkan pada sejenis plastik tipis namun keras, melambangkan sesuatu yang bersinar mengkilap, fleksibel namun tak cepat rusak. Satu harapan lagi tentang keberhasilan dalam pekerjaan, luwes tapi berpendirian kuat. Menurut sebuah situs gudang nama di internet, Mikail itu: sebuah nama anak laki-laki, adalah bahasa Slavia (Slavic) berasal dari kata Michael yang artinya “Who is like God”. Secara bahasa memang cukup aneh: “ yang seperti Tuhan”. Tapi kami menafsirkannya: ”Berpribadi sesuai dengan jalan Tuhan”. Singkatnya: “Ridho Allah”.

Kutipan kitab suci :
Al Baqarah ayat 98 :
[98] Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya,
rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah
musuh orang-orang kafir.

Dan pula kontroversinya cukup panjang. Salah satunya adalah: Sebagian ulama juga membenci pemberian nama dengan nama-nama malaikat, seperti Jibril, Mikail, Israfil dan lain-lain.
http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg04212.html. Saya malas membacanya, tapi selayaknya gossip di infotainment, kontroversi akan menambah bumbu ketertarikan. Lengkapnya tentang mikail bisa di baca di wikipedia http://id.wikipedia.org/wiki/Malaikat_Mikail .

Shira

Shira, adalah kata dari bahasa Hebrew yang artinya : nada atau nyanyian. Shira ini adalah nama yang dipilih oleh Age. Age mengatakan bahwa dia sebagai seniman, ingin rasanya membubuhkan nada dalam hidup sang anak, agar budi-nya halus, memahami keindahan dan penuh sopan. Satu lagi harapan tentang perkembangan pikiran yang seimbang antara rasional dan estetika, otak kiri dan kanan. Dalam bahasa lain (maaf saya lupa) Shira juga berarti kesejahteraan. Bukan shiro anjing yang menjadi objek penderita di film kartun shinchan. Bukan juga sirah, yang artinya kepala dalam bahasa sunda.

Aydin

Nama Aydin ini adalah nama yang saya pilih. Aydin adalah nama untuk anak laki-laki yang berasal dari bahasa Arab yang artinya: Cerdas. Tak usah di jabarkan lagi, saya piker ini cukup jelas. Bukan pintar, bukan cerdik, bukan rajin, bukan genius apalag picik. Tapi CERDAS! Jika anda tahu perbedaan(arti )nya (selain dari huruf, bunyi dan sebagainya) maka anda adalah orang yang cerdas!

Hadi

Seperti yang saya bilang, kata ke-4 adalah nama keluarga. Ini adalah nama warisan keluarga, yang kalo ga salah, Mika adalah generasi ke-4 yang menggunakan marga Hadi. Masih baru memang tapi diharapkan terus berkembang. Kenapa memakai nama keluarga? Sebagai anak yang lahir di lingkungan metropolitan dan dibesarkan di lingkungan suku jawa, sunda, dan sebagainnya, pemakaian nama keluarga adalah hal yang baru. Karena banyak keluarga yang tidak memakainya dalam akte maupun keseharian. Di bagian barat Indonesia Nama keluarga masih banyak dipakai terutama di bilangan suku Batak seperti Simamora, Sitompul, Lubis, Panjaitan dan sebagainya. Kalo ga salah juga di Minang, (suku keluarga saya) juga tidak memasukkan nama keluarga dalam akte, hanya dalam gelar kedaerahan dan menjadi Fam saja. Misalnya “kau adalah orang chaniago”, atau “Saya lahir di keluarga besar Gusti”.

Nama keluarga dipakai di dunia ini. Arab dengan bin atau binti nya, “Abdullah bin Abu Thohir bin Yusuf”. Atau di dunia barat yang menyertakan nama keluarga seperti “Jean-Luke Peterson” atau “John Carpenter”. Apa alagi sekarang sudah mengadopsi cara barat dalam pengisian formulir: Nama Keluarga: … Nama Depan: … . jadi saya pikir memang sudah sebaiknya menyertakan nama keluarga dalam nama anak saya. Nama keluarga juga penting untuk men-trace asal usul seseorang. Jadi riwayat hidup pun akan lebih mudah di susuri, Inginkah anda diingan oleh turunan anda nanti, kalo saya sih ingin. Age menganut paham warisan turunan Laki-laki, jadi nama keluraga diberikan ke anak laki-kali sebagai ahli waris yang akan menerus kan nama keluarga ke turunan berikutnya. Sementara pada anak perempuan tidak harus dimasukkan karena ia akan berganti nama keluarga pada saat menikah dengan laki-laki yang akan meneruskan turunannya. Memang ada beberapa orang yang memasukkan dua nama keluarga walaupun telah menikah seperti “Pamela Lee-Anderson”.

Hadi ternyata memiliki makna yang sangat dalam sebagai penutup iringan nama, yaitu: Pemandu ke arah kebenaran. Jadi karena simpang siurnya arti nama, apapun nama anak saya kelak, nama itu adalah arti yang mengarah ke kebaikan, bukan sebaliknya.

========================================================

Untuk nama anak kedua, jujur saja kami sempat bingung dalam memilih namanya. Ketika saya hamil anak ke-2, saya dan age tidak mencari nama anak laki-laki melainkan mencari nama anak perempuan. Memang ya kesannya koq PEDE banget yang bakal lahir adalah perempuan, ya saat itu harapannya memang perempuan, tetapi kalopun tidak ya tidak apa. Sampai akhrinya kami mengetahui bahwa anak yang ada di kandungan saya adalah laki-laki.

Karena mengetahui yang akan lahir adalah laki-laki, kami mencoba mencari nama lain dari nama-nama malaikat yang ada, bahkan nama lain Mikail yang ternyata lebih pantas digunakan untuk anak perempuan diabanding laki-laki. Sempat juga tercetus nama Mathew, tetapi tidak jadi karena kesannya terlalu bule banget haha, klise memang tapi begitulah kami. Sampai pada akhirnya kami menyerah pada keputusan untuk memilih nama Jibril pada anak ke-2 kami. Lalu tinggal saya dan age mencari kata ke-2 dan ke-3, sehingga mendapatkan nama:

Jibril Shefa Alair Hadi

Pemimpin perkasa yang berkarismatik pembawa kesembuhan untuk kebahagiaan dan memandu kearah kebaikan .

Jibril

Menurut wikipedia  Jibril (Arab: جبريل, Inggris dan Alkitab: Gabriel) adalah malaikat yang muncul dalam ajaran agama samawi. Dalam ajaran agama samawi Jibril dianggap sebagai Pemimpin Malaikat dan bertugas menyampaikan wahyu dan mengajarkannya kepada para nabi dan rasul. Malaikat Jibril adalah malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu. Malaikat Jibril adalah satu dari tiga malaikat yang namanya disebut dalam Al Quran. Nama Malaikat Jibril disebut dua kali dalam Al Quran yaitu pada surat Al Baqarah ayat 97-98 dan Surah At-Tahrim ayat 4. Di dalam Al Qur’an, Jibril memiliki beberapa julukan, seperti Ruh al Amin dan Ruh al Qudus (Roh Kudus), Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya.

Shefa

Arti kata shefa diambil dari bahasa Hebrew  yang maksudnya adalah orang dengan ekspresi verbal yang tinggi, pemahaman dan intuisi berbakat, karismatik dan baik hati. Memiliki kecenderungan untuk berinovasi, dinamis, mendukung dan pengertian. Seringkali mereka berpikir tentang orang lain dan bukan tentang diri mereka sendiri. Mereka baik, simpatik, murah hati, dukungan dan bantuan, langsung, dengan keyakinan. Mereka mungkin terlalu keras kepala dan dominasi.

Atau menurut Wikipedia Shefa (teologi Yahudi) (שפע “Arus” dalam bahasa Ibrani). pengaruh ilahi dalam Filsafat Yahudi Abad Pertengahan, dipertukarkan dengan Ohr (אור “Cahaya”) emanasi ilahi di Kabbalah. dan arti kata Shefa dalam bahasa Arab (شفا) yang berarti penyembuhan atau pemulihan.

Alair

Alair diambil dari bahasa Perancis yang artinya Ceria. Sedangkan dari bahasa latin artinya adalah bahagia. Hal ini bisa disimpulkan arti kata alair adalah ceria, bahagia, senang, riang.

Hadi

Hadi ternyata memiliki makna yang sangat dalam sebagai penutup iringan nama, yaitu: Pemandu ke arah kebenaran. Jadi karena simpang siurnya arti nama, apapun nama anak saya kelak, nama itu adalah arti yang mengarah ke kebaikan, bukan sebaliknya.

Jadi kalo diatas tadi saya bilang jumlah nama mika dan jibril sama coba kita lihat:

Mikail  Shira  Aydin  Hadi

    6            5          5          4         =  20

Jibril    Shefa   Alair  Hadi

    6            5          5          4         =  20

Terdapat suku kata yang sama pada kata ke 2, 3 dan 4 kecuali kata ke-1 yang berbeda.

Tapi diantara itu semua, sebagai orangtua tentu ingin yang terbaik bagi anak-anaknya, begitupun dengan kami. Semoga kelak anak-anak kami bisa menjadi anak yang kami harapkan, Aamiin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku