Kehamilanku yang semakin membesar

Ternyata benar kata orang…Tidak mudah menjadi seorang ibu, begitu banyak perjuangan beliau ke anaknya yaitu harus mengandung, melahirkan dan nantinya merawat anaknya hingga besar. Perjuangan itu baru kurasakan sekarang pada tahap awal tuk menjadi seorang ibu, yaitu mengandung anakku yang ada dalam rahimku. Bagiku itu bukan perjuangan yang mudah….aku harus melewati hal demi hal, tahap demi tahap dari setiap perkembangan kehamilanku. Semua itu kunikmati sekali….

Bulan pertama kehamilan begitu senangnya, aku mengetahui bahwa aku hamil dan ada calon anak dirahimku. belum ada perubahan yang luar biasa pada bulan pertama kehamilanku, aku merasakan feeling great dengan kehamilanku. aku masih bisa makan apa saja sama seperti sebelum hamil, tidak mengalami mual-mual dan aku merasa enjoy.

Bulan kedua dan ketiga kehamilan mulai terasa amat berat. aku sudah dihinggapi rasa morning sick yang luar biasa, ga bisa makan karna selalu muntah dan muntah, ga bisa mencium bau yang aneh. aku sempat stress luar biasa, perutku keram seperti orang kontraksi dan kata dokter itu akibat aku kurang makan minum dan kecapean. Hasilnya…aku jarang masuk kantor karna tubuhku lemah dan capek. Pada bulan ini pun aku tidak ikut puasa ramadhan seperti biasanya karna tidak dianjurkan dokter melihat kondisiku yang lemah. Aku hanya mau makan ikan, minum yang manis-manis dan beli makanan diluar, tidakbisa makan buatan sendiri padahal suamiku sudah mau membuatkannya untukku, tapi….aku tak mau memakannya. Bahkan aku tak mau menyentuh dapur sedikitpun karna bagiku dapur itu tempat yang bisa merangsang rasa mualku.

Rasa mual ini terus berdomisili di diriku dengan amat dahsyat. Aku benar-benar dibuat mati gaya olehnya. banyak hal yang berubah dari kebiasaan2 ku. dari yang dulunya aku begitu amat suka dengan daging, semenjak ku merasakan mual aku tidak mau menyentuh daging sedikitpun karna akan mual dan muntah. ku tak bisa mencium bau nasi dan minum air putih, karna itu semua merangsang rasa mualku. sampai-sampai suamiku bingung harus memebri makan apa untukku. Dokter pun telah memberi obat penghilang rasa mual tetapi tetap saja…………….tidak ada hasilnya.

Memasuki bulan keempat kehamilan….rasa mual dan muntah itu mulai menghilang. aku mulai bisa makan banyak dan makan apa saja. sudah mau minum air putih dan sudah bisa makan masakan sendiri. Fuih…..akhirnya aku merasakan hidup normal lagi. bener juga kata orang-orang, masuk trimester kedua udah mulai enakkan khususnya masalah muntah dan mual. masalah lain tetap timbul yaitu badanku mulai terasa pegal dan sakit. punggungku sudah sering ngilu dan sakit setiap hari, ditambah pinggangku pun nyeri. Wah…rasanya luar biasa….dan aku mengandalkan balsem untuk dioleskan di punngung dan pinggangku agar nyeri nya sedikit reda. Aku berfikir…gimana nanti kalo perutku sudah makin membesar??? pasti akan lebih sakit lagi.

Saat ku menulis ini, usia kandunganku jalan 5 bulan dan perutku sudah mulai membesar. Janin diperutkupun sudah bisa menendang perutku. dia aktif sekali bergerak, kadang sampai kurasakan ngilu diperutku apabila dia mulai menendang-nendang. tapi…itu merupakan hal yang luar biasa untukku, ada calon manusia diperutku dan itu adalah anakku, waw…..tak bisa dibayangkan. Sampai saat ini aku belum tahu apakah janinku berkelamin wanita atau pria….aku sedikit penasaran juga, tapi pria atau wanita bagiku sama saja…yang terpenting dia sehat, normal dan aku bisa melahirkannya dengan baik.

@—Aku Wanita yang Bahagia—@

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku