Liburan ke Bangka hari ke dua ini tujuan kami tetap pantai dan pemandian air panas, yaitu Pantai Tikus Emas, Pantai Tongaci dan Pemandian Air Panas Pemali. Seperti yang saya bilang di postingan sebelumnya bahwa Pulau Bangka dikelilingi tempat wisata pantai yang sangat banyak dan indah, tetapi sayangnya kurang dibuat menjadi tempat wisata yang menarik. Mungkin jika tempat wisata pantai ini bisa dikelola dengan baik, saya yakin akan banyak para wisatawan yang datang ke Pulau Bangka. Agak sedikit gemas melihat keindahan alam yang luar biasa tetapi kurang dikelola dengan baik itu rasanya sedikit menusuk di hati, semoga dinas pariwisata di Pulau Bangka bisa melihat jeli kemungkinan baik kedepannya ya. Karena terus terang saja, waktu dulu saya ke Bangka ini yang masih baru menjadi provinsi dan melihat keadaan sekarang memang lumayan pesat pertumbuhannya sebagai provinsi baru, nah semoga pariwisatanya juga ikut melesat yaa dan ga kalah promosi sama tetangga sebelahnya hehe.

Sebelum kami ke pantai, kami singgah sebentar ke Padepokan Puri Tri Agung, padepokan ini semacam klenteng ya, tempat ibadah penganut agama Budha. Padepokan Puri Tri Agung ini berlokasi di daerah Sungailiat yang kira-kira berjarak 9km dari pusat kota Bangka. Padepokan ini berada di atas yang jika berada disana kita bisa melihat pantai dari atas, indah banget pokoknya. Padepokan ini juga bagus, walaupun ini tempat ibadah tetapi kita bisa masuk kesana, melihat dan foto-foto. Jika berfoto di dalamnya, kita tidak boleh berfoto di tengah-tengah, jadi agak minggir sedikit. Karena saya tidak canggih dalam mengambil angel foto, jadilah bingung ketika ingin mengambil foto mika dari pinggir ahaha. Yang antusias tentu Mika, karena banyak patung naga dimana-mana dan sudah pasti Mika selalu melakukan gerakan wushu disana. Tidak begitu lama kami di padepokan karena sudah mulai panas dan hari semakin siang.

7

8

11

Persinggahan kami selanjutnya adalah Pantai Tikus Emas yang letaknya tidak terlalu jauh dari Padepokan Puri Tri Agung atau lebih tepatnya pantai yang berada di bawah Padepokan. Pantai Tikus Emas ini sering dibilang Pantai Nirwana karena letaknya yang berada di bawah kuil/klenteng. Sampai di Pantai Tikus Emas ini kami disguhkan dengan patung tikus emas yang lumayan besar sebagai tanda/icon dari Pantai Tikus Emas. Ketika sampai di Pantai Tikus Emas ini tepat tengah hari yang mana matahari sedang terik-teriknya yang membuat kami hanya duduk cantik di pinggir pantai, berteduh dan menikmati semilir angin dan suara ombak. Ah kalo sudah seperti ini rasanya damai dan Tuhan Maha Baik yang telah memberikan keindahan ini kepada manusia. Tidak terlalu lama juga kami disini, dan kami langsung menuju ke persinggahan berikutnya.

12

14

19

Pantai Tongaci adalah persinggahan kami selanjutnya, yang masih tereltak di daerah Sungailiat. Di pantai ini kami sedikit lebih lama karena sebelum menikmati indahnya pantai, kami makan siang terlebih dahulu dibawah pohon rindang di pinggir pantai, kebetulan kami membawa bekal makan siang dari rumah, kalo sudah seperti ini rasanya seperti piknik ahaha. Pantai Tongaci ini agak sedikit berbeda dengan yang lain yaitu terdapatnya tempat penangkaran penyu disini. Penangkaran penyu ini dikelola oleh pemiliknya yang  bernama Sian Sugito dengan tujuan meberikan upaya melindungi salah satu hewan langka yang ada. Penangkaran penyu ini menyita perhatian Mika dan Jibril, mereka sangat antusias melihat penyu-penyu yang ada, mulai dari telur penyu, bayi penyu, sampai penyu dewasa juga bisa kita lihat disini. Kenapa dibuat penangkaran disini, karena penyu di laut hampir punah dengan keberadaan penambangan timah di tengah laut yang membuat habitat penyu di laut menjadi rusak, karenanya dibuat lah penangkaran ini supaya penyu-penyu ini bisa selamat dan habitatnya tidak hilang. Di Pantai Tongaci juga ada beberapa permainan yang bisa diikuti ketika weekend seperti ATV, Banana Boat, Snorkling, dll. Selain itu juga ada galery-galery benda-benda unik, tempat makan dan tempat duduk-duduk santai yang kece buat foto-foto.

17

18

16

15

Hari semakin sore, kami menyudahi perjalanan kami di Pantai Tongaci dan selanjutnya kami ke Pemandian Air Panas Pemali yang berada di desa Pemali, 20 km dari Sungailiat atau kurang lebih 25 km dari Pangkal Pinang. Memang agak jauh ya sepanjang jalan disguhkan beberapa pemandangan yang bagus dan untungnya Bangka ini tidak ada macet, jadi jarak 20km tidak terasa lama karena jalanan mulus dan sepi. Pemandian Air Panas Pemali ini airnya berasal dari air tanah aktif yang mengeluarkan belerang yang konon katanya bisa menyembuhkan macam-macam penyakit. Pemandian Air Panas Pemali ini sudah dikelola dengan baik, terbukti dari tempat yang lumayan bersih dan banyaknya kolam yang disediakan, baik kolam air dingin (hangat sih lebih tepatnya ga terlalu dingin juga), kolam air panas, kolam anak-anak. Selain itu terdapat juga permainan anak lain dan juga kebun binatang mini yang jika sore hari kita bisa lihat proses memberikan makan buaya disini, sayangnya waktu kami kesana kami telat melihatnya karena asyik berenang di kolam. Awalnya saya tidak ingin ikut nyemplung ke kolam karena memang tidak membawa pakaian renang atau pakaian ganti, memang hanya ingin anak-anak saja yang turun ke kolam. Tetapi setelah melihat anak-anak berenang dan udara yang bikin gerah, nyebur ke kolam dan ikut berenang dengan anak-anak sepertinya ide yang baik. Untungnya lagi, disini kita bisa menyewa pakaian untuk berenang, jadi nyebur deh ke semua kolam yang ada termasuk berendam di kolam air panas, lumayan ya badan pegel-pegel agak enakan sedikit setelah berendam.

Tidak terasa hari semakin sore dan menjelang Maghrib, sudah saatnya kami kembali pulang beristirahat untuk mengumpulkan energi esok hari. Sampai jumpa di Perjalanan kami hari ketiga yaaaaa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Siapa hayoh?

    ga suka kekerasan, sebel bunyi klakson, suka renang, ga suka makan babat, suka banget pizza dan buah duku